http://img1.blogblog.com/img/icon18_wrench_allbkg.png

Minggu, 20 Oktober 2013

MADU HUTAN KALIMANTAN


Lebah madu telah di kenal oleh manusia sejak zaman kuno beberapa ribu tahun yang silam.Bahkan dalam agama Islam, lebah madu merupakan salah satu yang disebut sebagai obat,hal itu disebutkan dalam ( Surah An Nahl (Lebah Madu). Dalam salah satu ayatnya (Surah An Nahl ayat 68-69 tertulis: Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu dan di tempat-tempat yang dibuat oleh manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah di mudahkan. Kemudian dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang berpikir.

Madu merupakan campuran alamiah dari inti sari berbagai macam tumbuhan ,yang dihisap oleh Lebah , Lebah madu sendiri mencakup sekitar tujuh spesies lebah dalam genus Apis, dari sekitar 20.000 spesies yang ada,serta 44 subspesies yang ada didunia.
Di Kalimantan hewan ini disebut ( Matu, Wanyi atau Tanyot,) biasanya bersarang pada saat musim bunga, ketika pohon-pohon berbunga maka pada saat itu pula lebah-lebah tersebut bersarang pada pohon-pohon besar yang terdapat dibelantara Kalimantan. Madu merupakan salah satu andalan pencaharian masyarakat pribumi Kalimantan,mereka biasanya memanen sarang lebah tersebut, pada saat malam hari,yaitu dengan cara memanjat pohon tempat lebah-lebah bersarang, namun sebelum hal tersebut dilaksanakan ,biasanya dilakukan ritual adat., ritual tersebut penghormatan terhadap alam,yang sekaligus sebagai refresentasi rasa syukur terhadap anugerah sang pencipta yang melimpahkan rejekinya melalui para lebah ,nantinya madu-madu yang dihasilkan tersebut dapat menopang ekonomi masyarakat.

Masyarakat pribumi Kalimantan ,dikenal sangat bijak dalam hal memanfaatkan hasil alam,mereka hanya mengambil seperlunya saja tanpa merusak ekosistem yang ada.
Madu asli belantara Kalimantan, dikenal memiliki khasiat yang luar biasa untuk kesehatan, hal itu pula yang membuat harga madu asli hutan Kalimantan mahal dipasaran, harga 1 botol madu bisa mencapai Rp.500.000,- . sekali musim panen madu masyarakat Pribumi Kalimantan, bisa menghasilkan ribual liter madu , yang biasanya hasil tersebut dibagi rata kepada masyarakat.
Namun saat ini semakin banyaknya Investasi SDA , mulai pertambangan sampai perkebunan kelapa sawit di tanah Kalimantan, berdampak pula pada hasil panen madu , dan hal tersebut sudah barang tentu merugikan masyarakat pribumi yang selama ini menggantungkan hidupnya dari alam.
Semoga keaneka ragaman hayati serta kearifan lokal bumi kalimantan bisa kita pertahankan bersama , demi anak cucu, demi masa depan bumi ini secara keseluruhan, kelestarian serta keseimbangan Ekosistem bumi Kalimantan adalah tanggung jawab kita bersama.                                     ( Arie Yannur/ Ketua Umum GRAPESDA KALIMANTAN )


  • Foto: Lebah madu telah di kenal oleh manusia sejak zaman kuno beberapa ribu tahun yang silam.Bahkan dalam agama Islam, lebah madu merupakan salah satu yang disebut sebagai obat,hal itu disebutkan dalam ( Surah An Nahl (Lebah Madu). Dalam salah satu ayatnya (Surah An Nahl ayat 68-69 tertulis: Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu dan di tempat-tempat yang dibuat oleh manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah di mudahkan. Kemudian dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang berpikir
Madu merupakan campuran alamiah dari inti sari berbagai macam tumbuhan ,yang dihisap oleh Lebah , Lebah madu sendiri mencakup sekitar tujuh spesies lebah dalam genus Apis, dari sekitar 20.000 spesies yang ada,serta  44 subspesies yang ada didunia. 
Di Kalimantan hewan ini disebut ( Matu, Wanyi atau Tanyot,) biasanya bersarang pada saat musim bunga, ketika pohon-pohon berbunga maka pada saat itu pula lebah-lebah tersebut bersarang pada pohon-pohon besar yang terdapat dibelantara Kalimantan. Madu merupakan salah satu andalan pencaharian masyarakat pribumi Kalimantan,mereka  biasanya memanen sarang lebah tersebut, pada saat malam hari,yaitu dengan cara memanjat pohon tempat lebah-lebah bersarang, namun sebelum hal tersebut dilaksanakan ,biasanya dilakukan ritual adat., ritual tersebut penghormatan terhadap alam,yang sekaligus sebagai refresentasi rasa syukur terhadap anugerah sang pencipta yang melimpahkan rejekinya melalui para lebah ,nantinya madu-madu yang dihasilkan tersebut dapat menopang ekonomi masyarakat.
Masyarakat pribumi Kalimantan ,dikenal sangat bijak dalam hal memanfaatkan hasil alam,mereka hanya mengambil seperlunya saja tanpa merusak ekosistem yang ada.
Madu asli belantara Kalimantan, dikenal memiliki khasiat yang luar biasa untuk kesehatan, hal itu pula yang membuat harga madu asli hutan Kalimantan mahal dipasaran, harga 1 botol madu bisa mencapai Rp.500.000,- . sekali musim panen madu masyarakat Pribumi Kalimantan, bisa menghasilkan ribual liter madu , yang biasanya hasil tersebut dibagi rata kepada masyarakat.
Namun saat ini semakin banyaknya Investasi SDA , mulai pertambangan sampai perkebunan kelapa sawit di tanah Kalimantan, berdampak pula pada hasil panen madu , dan hal tersebut sudah barang tentu merugikan masyarakat pribumi yang selama ini menggantungkan hidupnya dari alam.
Semoga keaneka ragaman hayati serta kearifan lokal bumi kalimantan bisa kita pertahankan bersama , demi anak cucu, demi masa depan bumi ini secara keseluruhan, kelestarian serta keseimbangan Ekosistem bumi Kalimantan adalah tanggung jawab kita bersama. ( Arie Yannur/ Ketua Umum GRAPESDA KALIMANTAN )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar